Beranda

“…Tour de Molvccas 2017 Etape 4 : Pembalap Asia Rebut Posisi Pemenang, Taklukkan Medan Penuh Tanjakan…”


“…Pelepasan Start Pembalap Tour de Molvccas 2017 di Maluku…” Photo By : Red.NRMnews.com

“…NRMnews.com – Waipirit, Pada 21 September 2017, Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, S.H. didampingi Wakil Bupati Maluku Tengah, Marlatu Leleury, S.E. melepas 56 pembalap di Etape 4 Tour de Molvccas (TdM) dari kantor Bupati Maluku Tengah, Masohi.

Start dilakukan pukul 11.00 WIT, para pembalap menempuh rute 141,5 km menuju finish, Pelabuhan Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan mencapai finish pukul 14.30 WIT.

Bupati Seram Bagian Barat, Drs. Hasyim Payapo, dan Muspida Kabupaten Seram Bagian Barat dan sekitar 5000 warga masyarakat, menyambut para peserta lomba balap TdM di garis finish di Pelabuhan Waipirit. Tarian khas Maluku, Katreji, ditampilkan warga untuk memeriahkan acara.

Sebagian besar rute yang dilewati para pembalap di etape empat ini adalah jalan rata dan lurus. Sedangkan medan sulit seperti tanjakan sekitar 62,5 km. Hujan sempat turun cukup deras, namun sekitar 10 km memasuki Kecamatan Kairatu atau area finish, hujan berhenti.

Meski hujan para pembalap tetap bersemangat menuntaskan etape empat. Atlet asal Jepang, Hiroshi Tsubaki, bernomor punggung 24 dari tim Kinan, berhasil memenangkan Etape 4 dengan kecepatan waktu 3 jam, 21 menit, 09 detik.

Namun bagi Hiroshi, rute ini relatif mudah untuk dilalui. “…Rute ini relatif mudah bagi saya meskipun ada beberapa kali tanjakan panjang, tapi lebih bisa saya lewati ketimbang tanjakan di Etape 3 ketika mau finish (Bandara Wahai, Kecamatan Seram Bagia Utara, Kabupaten Maluku Tengah)…”, tutur Hiroshi sebelum Upacara Penyerahan Pemenang (UPP) di pintu Pelabuhan Waipirit, Kamis, 21 September 2017 sore.

Yang baru bagi Hiroshi adalah soal cuaca. “…Sepanjang saya mengikuti tour, saya baru sekali ini menghadapi hujan dan itu hampir di setiap etape. Tapi ini tantangan yang menarik…”, ungkapnya. Hiroshi senang berada di Maluku karena alamnya indah dan orang-orangnya ramah.

Dengan kemenangan Hiroshi ini, Kinan Cycling Team asal Jepang semakin memperkuat posisinya sebagai tim terbaik untuk masa kecepatan atau Team General Classification by Time.

Pembalap asal Indonesia, Jamalidin Novardianto bernomor punggung 113 memasuki urutan kedua di garis finish. Pembalap asal Kota Malang ini bergabung di PGN Road Cycling Team. Urutan ketiga di garis finish adalah pembalap asal Malaysia dari tim Sapura, Mohamad Izzat Hilmi.

Bupati SBB, Hasyim Payopo, menyebut Tour de Molvccas sebagai kesempatan emas untuk menghidupkan Kabupaten SBB terutama promosi pariwisata, apalagi usia Kabupaten SBB baru 10 tahun sejak dimekarkan dari Kabupaten Maluku Tengah.

“…Kami berharap lebih banyak lagi pembalap yang ikut dalam ajang Tour de Molvccas ini di tahun depan. Ini agar semakin banyak wisatawan asing yang mengenal wilayah Seram Bagian Barat ini dan tertarik untuk datang…”, ujar Hasyim yang baru beberapa bulan memimpin Kabupaten SBB untuk periode 2017 – 2021.

Seram Bagian Barat dikatakannya memiliki potensi yang sangat besar dalam hal pariwisata dan pertambangan. Memiliki 62 pulau dan 10 di antaranya sudah dihuni penduduk, SBB baru memiliki 64 hotel dengan standar nasional dan internasional, ditambah 22 penginapan.

Seram Bagian Barat memiliki pulau-pulau cantik yang bisa menjadi destinasi wisata seperti Pulau Osi, Pulau Kasa, Desa Kaibobo, Air Terjun Rumahkay, Kepulauan Lucipara yang dikenal dengan sebagai penyu dan lainnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata SBB yang juga Koordinator Lapangan untuk lokasi TdM di Piru pada Etape 1, dan di Waipirit, Godlief Eugene Corputty, S.Pi atau akrab disapa Boy menyampaikan tingginya antusias masyarakat.

“…Masyarakat banyak ikut terlibat langsung dalam persiapan finish pembalap etape 4. Ada yang bikin yel-yel. Bantu bersih-bersih tempat…” kata Boy. Boy diamini oleh Hasyim memperkirakan sekitar 5000 warga dari berbagai desa dan negeri atau desa adat datang berkumpul di tepi jalan mulai dari Piru sampai Waipirit.

Pada Etape 4 ini, Marcus Culey asal Australia berhasil mempertahankan jersey kuning dengan mengamankan massa waktu dari dua pesaing ketatnya, Jai Crawford asal Australia dan tim Kinan, serta Jesse Ewart asal Australia dan tim 7Eleven – Roadbike Philippines.

Pada Etape terakhir yakni Etape 5, TdM kembali ke Kota Ambon dan Jumat (22/09/17) besok, para pembalap menyelesaikan etape 5 atau yang terakhir. Start akan dimulai di Pantai Namalatu pukul 14.30 WIT dengan jarak 82,9 km dan berakhir di Lapangan Merdeka.

(Oleh:Red.NRMnews.com / Santi Widianti – Editor : A.Dody.R)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s